BKKBN Sumut Deklarasi Anti-Gratifikasi dan Suap

MEDAN, iNews.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mendeklarasikan anti-gratifikasi dan suap untuk menunjang kinerja yang bersih. Selain itu akan menerapkan dan melaksanakan fungsi pengendalian gratifikasi.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega mengatakan, deklarasi anti-gratifikasi dan suap tersebut prinsip dasarnya yakni tidak menawarkan atau memberi suap. Baik kepada lembaga pemerintah, perorangan atau kelembagaan, perusahaan domestik atau asing untuk mendapat berbagai bentuk manfaat yang dilarang sebagaimana diatur perundangan-undangan.

“Saya bertanggungjawab mencegah dan mengupayakan pencegahan korupsi dengan meningkatkan integritas, pengawasan dan perbaikan sistem sesuai dengan tugas dan fungsinya,” ujar Zega di Medan, Selasa (26/2/2020).

Dia mengungkapkan, akan mempersiapkan sumber daya yang diperlukan dalam penerapan program pengendalian gratifikasi. Meliputi kegiatan penyusunan aturan, training of trainers, pemerataan area rawan gratifikasi, pemrosesan pelaporan penerimaan hadiah atau fasilitas serta monitoring dan evaluasi.

“Ini keinginan BKKBN menjalankan tugas pelayanan sebagai ASN, hidup bersih transparan, tidak terima suap atau melakukan suap. Ini akan ditegakkan di lingkungan BKKBN. Sanksinya ada sesuai peraturan pemerintah dan kepegawaian,” katanya.